Senin, 17 April 2017

Ranking Terbaru Militer Dunia Dirilis, Kekuatan Indonesia di Atas Korut

KOREA UTARA - Seiring dengan potensi konflik internasional yang makin memanas lembaga internasional Global Firepower Indexs kembali menyusun ranking kekuatan militer dunia yang disaring dari 106 negara.

Penyusunan ranking itu berdasarkan pertimbangan dari sejumlah faktor.

Misalnya, anggaran militer tiap tahun, jumlah personel militer, jumlah dan teknologi pesawat tempur, kapal selam, kapal induk, tank, dan sumber daya alam.

Senjata kepemilikan senjata nuklir tidak digunakan untuk menilai ranking.

Karena jumlah arsenal nuklir masing-masing negara tidak jelas dan dirahasiakan.

Berdasar pertimbangan itu terdapat 25 negara yang menduduki ranking sebagai negara terkuat secara militer.

Posisi ranking nomor satu masih dipegang oleh AS, kedua Rusia, ketiga China, keempat India, dan kelima Perancis.

Sebagai negara yang kekuatan militernya nomor satu di dunia AS memiliki personel 2.500.000 orang, 8. 848 tank, 13.444 pesawat tempur, 19 kapal induk, dan 75 kapal selam.

Kekuatan militer AS dari segi jumlah kapal induk dan pesawat tempur memang di atas angin karena negara-negara lannya tidak ada yang memiliki pesawat tempur hingga 4000 unit dan kapal induk hingga 5 unit.

Jumlah tank AS memang jauh lebih kecil dibandingkan jumlah tank yang dimiliki oleh Rusia (15.398).

Tapi dalam peperangan moderen kekuatan dan kemenangan perang masih ditentukan oleh kekuatan superioritas udara.

Rusia "hanya" memiliki 3.547 pesawat tempur jadi masih kalah jauh dibanding pesawat tempur yang dimiliki oleh AS.

Yang lumayan Indonesia dalam perhitungan ranking menduduki posisi nomor 14.

Sesuai data yang dilansir Global Fire Index, Indonesia punya 876.000 personil militer, 468 tank, 420 pesawat tempur, dan 2 unit kapal selam.

Untuk ranking kekuatan militer dunia nomor 25 adalah Korea Utara.

Negara yang dikenal paling berani menggertak AS ini mempunyai 4.200 tank, 944 pesawat tempur, 70 kapal selam.

Tapi jumlah personelnya terbesar di dunia, yakni 5.200.000 orang.

Cukup janggal sebenarnya kenapa Global Fire Index menempatkan ranking Indonesia jauh berada di atas Korut.

Pasalnya anggaran militer Korut tahun 2017 ini sebesar 7,5 milliar dollar dan "hanya" 6,9 milliar dollar.

Apalagi jumlah tank, pesawat tempur dan kapal selam Korut juga jauh lebih besar dibandingkan .

Tapi Global Fire Index memberikan alasan bahwa persenjataan yang dimiliki Korut sudah ketinggalan jaman terutama pesawat tempur dan kapal selam.

Selain itu sumber daya alam Korut sangat buruk, dibandingkan sumber daya alam yang masih "subur dan makmur".

Namun, kekuatan jumlah personel militer Korut yang merupakan terbesar di dunia, terlatih baik, fanatik, biasa hidup susah, dan sangat memuja Kim Jong Un, akan menjadi kekuatan yang sulit dikalahkan jika sampai terjadi peperangan di darat (perang konvensional).

Jadi kalau sampai terjadi peperangan di darat dipastikan akan terjadi malapetaka perang (disaster of war) bagi pihak penyerbu.

Apalagi militer Korut memiliki strategi tempur gelombang manusia (human wave tactics).

Menyerbu musuh dengan mengerahkan sebanyak mungkin pasukan dan tidak peduli berapa prajurit yang mati. Yang penting serang, maju terus, terus menembak, kendati harus menaiki atau melompati tumpukan mayat para temannya.

5 Senjata Pamungkas

Korea Utara dikenal sebagai negara yang sangat tertutup.

Negara ini juga mendeklarasikan diri sebagai satu dari sedikit negara yang berani menentang .

Semakin membuat penasaran, mengapa hingga kini tak ada negara yang berani menginvasi Korut, meski mereka dikabarkan sering membuat cemas dan Korea Selatan.

Kekuatan militer mereka disebut lebih dari siap, seandainya ada negara yang mengajak perang.

Sebuah hal yang menarik, mengingat Korut bukanlah sebuah negara yang mapan secara ekonomi.

Dikutip dari situs nationalinterest.org, berikut 5 senjata militer pamungkas Korut, yang kabarnya, begitu ditakuti oleh Korea Selatan :

1. Bom Nuklir

Skill dan peralatan tempur tentara Korut disebut-sebut jauh usang dibanding tentara AS atau Korsel sekalipun.

Tapi, Korut dikabarkan punya senjata paling mengerikan di dunia : bom nuklir.

Pada 2006, Korut melakukan uji coba pertama bom nuklir mereka. Hasilnya gagal total.

Pada 2013, ujicoba diklaim berhasil.

Satu bom nuklir mereka dikabarkan memiliki kekuatan 6-40 kiloton TNT.

Asal tahu saja, bom Hiroshima punya kekuatan 18 kiloton TNT.

Tak ada yang mengetahui berapa persisnya bom nuklir yang dimiliki Korut.

Tapi, lembaga Stockholm International Peace Research Institute memperkirakan, Korut punya 6-8 stok bom.

Korut memang masih punya kelemahan untuk menembakkan bom itu ke jarak yang sangat jauh, semisal ke AS.

Tapi, mereka bisa meluluhlantakkan seluruh Korsel, Jepang, atau Beijing, dalam sekali hantam.

Duh, semoga bom itu tak bisa menjangkau ya?

2. Kapal Selam Mini

Alat tempur satu ini begitu ditakuti oleh para rival Korut.

Meski kecil, kapal ini begitu sulit dideteksi.

Pada 2010, kapal perang Korsel, Cheonan, tenggelam.

Sebanyak 46 prajurit AL mereka gugur.

Sampai kini, tak ada yang mengetahui penyebabnya, karena tak ada kapal yang terdeteksi di sana.

Tapi, ada bukti serpihan material kapal, yang menimbulkan dugaan, 2 kapal selam mini Korut, menjadi aktor utama.

Serpihan itu adalah bagian torpedo CHT-02D, yang biasa digunakan oleh Korut.

Korut punya dua jenis kapal selam ini, yakni Sang-O dan Yono.

Diperkirakan, Korut punya lebih dari 50 kapal selam ini.

3. Meriam

Militer Korut dikenal tergila-gila dengan koleksi meriam antiudara.

Dua meriam yang paling berbahaya adalah 170mm KOKSAN howitzers dan peluncur roket MRL-240.

Meriam KOKSAN bisa menembak sejauh 59 kilometer dengan kecanggihan sistem isi ulang yang begitu cepat.

Yang mencengangkan, Korut diperkirakan punya 500 buah meriam jenis ini!

4. Rudal Balistik

Ilmuwan Korut mendedikasikan waktu dan tenaga mereka untuk menciptakan senjata mengerikan dalam bentuk rudal jarak jauh sampai dekat.

Rudal Hwasong dan Toksa dikenal sebagai andalan Korut.

Kabarnya, rudal ini sangat mirip dengan rudal Scud.

Hwasong-5 dibuat awal 1980.

Rudal ini punya daya jangkau 321 kilometer.

Dalam kata lain, Kim Jong-Un bisa menembakkan rudal ini dari Surabaya, sementara sasarannya, taruhlah, ada di Solo.

Korea Selatan sangat cemas dengan rudal ini, karena kabarnya, sampai sekarang mereka tak punya sistem penangkis rudal yang canggih.

Korut kini dikabarkan tengah mengembangkan Rudal jarak jauh bernama Taepodong 2.

Rudal ini bisa menjangkau 4000 - 8000 kilometer, dengan artian, jangankan Malaysia, pun terjangkau oleh rudal ini!

5. Senjata Kimia

Inilah senjata mengerikan terakhir yang dimiliki Korut.

Tak bersuara seperti bom nuklir, tapi disebut-sebut lebih mematikan.

Mereka diklaim memeiliki biro khusus untuk mengembangkan senjata kimia ini, sekaligus melatih orang-orang pilihan untuk menggunakannya.

Berbagai jenis gas beracun mereka kembangkan, termasuk gas syaraf, VM and VX.

Ada laporan yang menyebutkan Korut mencoba senjata ini ke sejumlah tahanan politik.

Pada 2012, ada laporan yang menyebut, ditemukan topeng gas buatan di perang Suriah.

Pembunuhan Kim Jong-Nam yang begitu cepat dan diam, di Malaysia, terlepas masih jadi misteri siapa otak pelakunya, juga mengunakan zat kimia. (Tribunnews)

loading...

SHARE THIS