Selasa, 18 April 2017

Berlagak Bak Koboi, Pelajar SMA di Muaraenim Tewas Tertembak Pistol Milik Temannya Sendiri

MUARAENIM---Tragis sekali nasib seorang pelajar SMA, Rahmat Taufik Hidayat (17) warga Desa Negri Agung, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muaraenim.

Rahmat tewas tertembak Pistol rakitan (Senpira) oleh Rikki (19) warga sedesanya, usai pulang nonton pesta di rumah korban di Desa Negri Agung, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muaraenim, Sumsel Sabtu (15/4) sekitar pukul 03.00.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Minggu (16/4/2017), peristiwa yang sangat menghebohkan tersebut, bermula ketika pelaku Rikki dan AG bersama Yayan, Samiul dan korban Rahmat Taufik Hidayat, sekitar pukul 02.00, baru pulang dari menonton pesta hiburan.

Karena hari telah larut malam, lalu teman-teman korban termasuk pelaku memilih menumpang tidur dan beristirahat di rumah korban.

Sebelum tidur, pelaku AG pemilik Senpira mengeluarkan Senpira yang dibawanya dan diletakkan diatas meja. Tidak lama kemudian pelaku Rikki mengambil dan memainkan Senpira sambil menakut-nakuti korban dengan mengacungkan Senpira kearah muka korban.

Mungkin pelatuknya tertarik sehingga Senpira meledak dan tak ayal sebuah timah panas mengenai dan menembus muka korban sebelah kiri tepatnya dibawah kelopak mata hingga mengucurkan darah.

Mendengar suara keras bunyi letusan sepontan membuat seisi rumah terbangun serta kaget, dan ketika melihat ada yang tertembak yang ternyata adalah korban langsung membuat orang tua korban panik dan shock.

Lalu korban dibawa oleh orang tuanya ke RSU Prabumulih guna mendapatkan perawatan medis, namun didalam perjalanan nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan lagi dan akhirnya kembali dibawa kerumah duka.

Kemudian orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rambang Lubai, dan petugas langsung melakukan pengejaran.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, saat ini, pihaknya telah mengamankan tersangka Rikki dan barang bukti proyektil dan celana jeans yang berlumuran darah, sedangkan tersangka AG pemilik Senpira sedang dalam pengejaran karena identitasnya sudah diketahui.

Atas kejadian tersebut, para pelaku akan dikenakan pasal 338 KUHP jo 351 ayat 3 KUHP jo 359 KUHP. (Sripoku)

loading...

SHARE THIS