Rabu, 25 Januari 2017

MKD nyatakan Fahri Hamzah langgar kode etik, akan diproses bila ada laporan


SuaraNetizen.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menilai cuitan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyebut banyak anak bangsa mengemis menjadi babu di negeri orang, mengindikasikan pelanggaran kode etik. Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq mengatakan, pihaknya tidak bisa memproses etik Fahri tanpa ada laporan dari masyarakat.

"Iya MKD melihat cuitan itu memang melanggar kode etik tapi MKD memang bekerja atas laporan masyarakat. Kita tunggu saja dan akan proses seperti itu," kata Maman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).

Ucapan Ketua Tim Pengawas TKI yang ditulis melalui akun twitternya itu dapat menjadi preseden buruk bagi pejabat negara lainnya dalam mengeluarkan kritikan atau pandangan.

"Ini ada pernyataan besar agar tidak jadi preseden buruk ke depan pejabat kita tidak pernah tahu persis persoalan," tegasnya.

Kendati demikian, kalau pun ada pihak yang melaporkan cuitan itu, lanjutnya, Fahri akan datang dan memberikan penjelasan.

"Saya rasa Pak Fahri orang berlapang dada untuk datang betul enggak itu cuitannya jangan-jangan itu adminnya," tutup Maman. (MDK/SN)
loading...

SHARE THIS